Renggina Menghianti Tuhan
Ini aku. Hanya selembar kertas Coba mencari pena lewat bukit tertinggi Rencananya Ketika pena itu kudapat Aku akan mulai menulis sebuah puisi Bayangku Akan kubuat 4 bait puisi Terdiri dari 4 kalimat Lalu akan kuperhatikan penggunaan bahasa yang kugunakan Baik dari segi semantik maupun morfologisnya Ya, akan kuberikan juga sedikit metafor dan kusentuh ia dengan kajian pragmatik Agar salah satu dari kalian bertanya Makna puisiku ini apa sebenarnya. Setelah itu Aku akan memutar waktu ke zaman yang tak pernah dibayangkan oleh logika Lalu diam sejenak disana (5 menit saja). Kemudian kembali ke dunia nyata Tepat ketika semua orang sedang sibuk dengan pekerjaanya. Ini waktu menatap maju (Ucapku). Pena dan kertasku telah habis menjadi oretan. Saatnya kucetak dengan mesin ketik (supaya lebih menarik). Lalu kupajang ia di belakang pintu kamar. Dan ku ukir temannya dengan timesnewroman. Kuketik ia dengan ukuran 16 Agar terlihat sedikit tegas. ...