Nonsense
Semilir angin berhembus
Meredam amarah diujung jalan
Lewat tatap yang terbatas
Renggang hanya menyimak hangat sebuah jarak
Lalu perputaran waktu
Memicu kemunafikan menjadi kalbu
Mengekalkan hingga menjadi duka
Sadarlah
Yang kau lakukan hanya kesiasian
Juga mimpimu itu
Comments
Post a Comment