Pobling
Haruskah kita menjadi sepenggal kenangan
Hanya karena perbedaan kemauan ?
Bersama keresahan
Pintu hatiku tiba saja diketuk oleh keheningan
"Ingin bertamu" ucapnya
Untung saja sudah kupajang terlebih dahulu
"Jangan masuk, tuan rumahnya sibuk"
Ia pun pergi tanpan ucapan
Kini, tafsirku hanya sekedar kafan
Yang membungkus ingatan kita tentang keinginan
Dan namaku telah terpampang
Dalam nisan bertuliskan " Bapak Pobling, 6 Juni 2018"
Comments
Post a Comment