Perjalanan Sebuah Senja

Merupakan aku dan kau
Bergeges mencari senja
Di padang yang basah oleh jingga
Membenarkan kecintaan pada senja

Merupakan aku dan kau
Menuju ilalang jalan berumput
Berair dan licin
Menyemaikan nafsu
Hanya agar senja tak kecewa
Sebab kita ditunggunya begitu lama

Merupakan aku dan kau
Tiba dengan seruan nafas
Menghela sebab kecewa

Ah tuan senja
Kenapa cepat sekali kau tidurkan matamu
Kenapa cepat sekali kau di telan lautan
Sedang aku disini
Menanti perjumpaan denganmu

Loang Balok.

Comments

Popular posts from this blog

Wajah Bulan

Pendosa

Mendung