Menanti Titik Jenuh

Pengap sudah
Asap-asap kesepian menggumpal pekat
Membumbung ke langit-langit
Dibawanya secuil imaji
Berharap tuhan datang bersama kereta kencana
Bidadari yang serupa dengan wajah tuan dan nyonya berada disampingnya
Lalu mendekat ke logika yang sedang kosong
Dengan sedikit sentuhan
Tuan dan nyonya mencari celah  untuk mengahapus dunia yang telah dibangun oleh benci
Namun tidak juga ditemukan
"Eheemm" Tuan dan nyonya terkejut
Tuhan rupanya telah bosan menunggu
Diajaklah tuan dan nyonya kembali
Ke syurga yang tak pernah dirindukan.

Mataram, 19 April 2018

Comments

Popular posts from this blog

Wajah Bulan

Pendosa

Mendung