Kita Melupakan Apa yang Seharusnya Kita Ingat.
Tuan, kata senja dalam lirik puisimu telah bosan didengar oleh camar.
Sesekali cobalah untuk menulis hal yang berbeda
Misalnya, nalayan yang meninggalkan jejak, namun jejaknya tidak selalu berbekas
Atau pasir putih yang terkadang ditampar oleh deburan ombak namun tidak pernah berkata sakit
Tetapi semua tergantung pilihanmu saja tuan, itu hanyalah sebuah saran dari penggemarmu
Cukup kau tahu
Kau adalah seorang penulis
Tugasmu hanyalah menulis
Dan penikmat tetap saja menjadi seorang penikmat
Yang bebas untuk menginterpretasi bahkan memperkosa setiap bait-bait yang tertuang dalam sajakmu
Tapi, sedikit saja kata senja dalam benih logikamu itu dihilangkan
Sebab senja tidak selalu menyenja
Ada jingga yang terlebih dahulu menyapa sore
Mungkin tuan lupa, atau hanya berpura-pura !
Mataram, 19 April 2018 (03:21).
Comments
Post a Comment