Megariana 5
Aku merindukan namamu
Disela detik yang kuhitung
Bersama kopi hitam dipnggir taman kota
Berteman dengan pena dan daun kering yang kutulis
Rindu lebih ber-elegi (ucapku)
Sepanjang bangku taman
Bintang-bintang memberikan senyuman
Sepercik cahaya rembulan rupanya cemburu
Sebab kubisak indah namamu
Megariana
Lampu-lampu taman kota
Menyimak hangat goresan penaku
Lalu kunang-kunang mendekati
Sambil tersenyum ia mengintip ceritaku :tentangmu
Ia malu
Lalu pergi membawa namamu
(Senandung rindu kekasih sejatiku)
Comments
Post a Comment