Wanita Sapu

Langit adalah taman langit

Surya menjadi bohlam

Tepikan petang hingga kelam

Awan biru berdarah merah

Lihatlah

Bidadari bersayap duabelas

Terbangkan sehelai rambut

Berayunayun dalam tarian

Mata yang tertunduk

Tangan terhias gelang hitam

Jemari memegang tongkat

Menatap

Tatapan misteri

Lekas ia pergi

Belum sempatku bertanya

Namanya

Tentu saja indah

Mungkin juga tidak

Siapa yang tahu ?

Kubiarkan saja hari pergi dan berganti hari lagi

Bersamanya

Bidadari taman 'Langit'

Kuberi nama

Wanita berdinding sayap

Jangan ada tanya

Sebab

Akan datang lagi tanya

Tentu terjawab mengapa

Bukan karena

Enyahlah

Hari sudah tua

Sampai jumpa

Diperjumpaan

Selanjutnya

Comments

Popular posts from this blog

Wajah Bulan

Pendosa

Mendung