Elegi

Sengaja kutulis
Dalam bentuk metafor
Agar kau sedikit membayangkan
Bagaimana kata
Menjadi pembunuh
Jiwa

Inginku terangkan padamu
Meski gelap tanpa lampu
Malam ini

Kicauan burung
Menangisi diri sendiri
Ditinggal pergi
Dalam aroma kematian

Hidupku
Haanya sebuah tulisan tuhan
Dibingkai dalam duka
Lara
Asa
Fatamorgana
tentang kasih dan sayang!
Yang masih kuraba dan terka

Anggap saja aku sedang berdongen
Ibarat daun yang jatuh dari ranting pohon
Lalu kering
Mati
Dilindas angin yang silih berganti

Tapi
Aku adalah mimpi tuhan
Diberikan dalam bentuk ketiadaan
Dalam bentuk kesepian
Dalam bentuk kecurangan
Dalam bentuk kekurangan
Yang diberikan tuhan untukku

Beginilah cerita
Didalam risalah sebuah hati

Yang Kuedingkan

Berasama alur yang masih menjadi misteri

Comments

Popular posts from this blog

Wajah Bulan

Pendosa

Mendung